SCWI Catat 17 Ribu Pelanggan Belum Terima UJL

* Perihal Para Pelanggan Listrik Korban Lumpur Lapindo

Upaya Surabaya Corruptions Watch Indonesia (SCWI) untuk mengumpulkan data lapangan para pelanggan PLN yang Uang Jaminan Pelanggan (UJL) nya masih tersimpan rapi di PT PLN Distribusi Jawa Timur nampaknya mulai menuai hasil. Dari data awal tercatat 17.000 pelanggan yang belum mengambil UJL. “Ini data dari dua desa saja lo, Siring dan Renokenongo. Saya yakin masih banyak lagi pelanggan listrik dari para korban lumpur Lapindo ini yang belum diambil. Dan mereka pada umumnya tidak tahu kalau mempunyai uang yang tersimpan di PLN sebagai UJL ketika masih berlangganan listrik,” demikian penegasan Ketua SCWI, Hari Cipto Wiyono, SH, belum lama ini.

Karena itu, lanjut Cipto, pihaknya akan terus berusaha mengungkap berapa jumlah pasti UJL yang masih berada di PLN dan belum dikembalikan kepada para mantan pelanggannya. “Kita akan selalu siap berkoordinasi, baik itu dengan PT Minarak maupun dengan pihak PLN guna menyelesaikan permasalahan ini secepatnya,” katanya. Hal itu sebagai kepedulian SCWI di dalam mengawasi uang-uang publik. “Kita juga sudah ada rencana untuk bersama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat pelanggan tentang keberadaan uang yang nilainya sangat besar itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Corporate Keynote Speaker PT PLN Distribusi Jawa Timur, Ir. Agus Widayanto, membantah kalau UJL itu disimpan pihak Distribusi. “Uang itu semuanya disimpan di PLN pusat, bukan di Distribusi,” katanya. Namun dari pelacakan SCWI uang yang nilainya sangat besar itu tersimpan di Distribusi Jawa Timur. “Memang yang kami dapat informasinya UJL itu disimpan di masing-masing Distribusi,” ujar Cipto. (toro)