Preman Hajar Kernet Bus SK

Madiun – Sarsito (19) warga Desa Geneng Kecamatan Bulukerto, Wonogiri Jawa Tengah, tinggal di Madiun dan Mega Lestari (17) warga Kota Madiun dirampok dua preman yang mengaku polisi di arena Road Race Bantaran Kali Madiun, Kelurahan Pangongangan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Sabtu (2/5) sekitar pukul 19.00. Satu unit sepeda motor, HP dan uang tunai amblas diembat pelaku.

Kapolsekta Manguharjo AKP Sugeng membenarkan kejadian tersebut. “Pelakunya masih dalam penyelidikan. Memang, kepada korban, pelaku mengaku polisi dan membawa borgol. Kami menghimbau, agar masyarakat ataupun anak muda berhati-hati dan jangan pergi ke tempat sepi seperti itu, karena sangat rawan terjadi tindak kriminal,” ujar Sugeng kepada Kabargres.

Peristiwa pencurian dengan kekerasan ini bermula ketika Sarsito dan Mega duduk-duduk di arena Road Race yang minim penerangan. Tiba-tiba, mereka didatangi dua pemuda tak dikenal yang mengaku anggota Polri. Sambil menggertak, kedua pelaku meminta korban menyerahkan STNK sepeda Yamah Jupiter Z AD 2733 JR milik korban.

Setelah menyerahkan STNK, tangan pasangan kekasih ini diborgol jadi satu oleh pelaku. Selanjutnya, pelaku mengambil dompet, HP Soni Erricson W800i dan uang sebesar Rp 20 ribu. Selain itu, salah satu pelaku sempat mengancam akan menembak korban jika lari atau berteriak. Bahkan, salah satu pelaku sempat menampar pipi korban sebanyak dua kali.

Karena ketakutan, korban membiarkan kedua pelaku pergi dengan mengendarai sepeda motor miliknya. Setelah pelaku pergi, korban dan saksi melapor ke Mapolsek Manguharjo. “Ciri-ciri pelaku salah satunya berambut cepak dan mengaku polisi,” ujar Sarsito kepada petugas. (her)