Banyak Laporan Ditutupi, DPR Kecewa Kinerja BPLS

Tim Pemantau Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (TP2LS) DPR RI kecewa dengan kinerja Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). Penyebabnya, kinerja BPLS dianggap tidak sesuai dengan target. “Sudah dua tahun berjalan tapi kok belum ada progres yang berarti. Banyak masalah yang jalan ditempat,” kata anggota TP2LS DPRRI, Abdullah Azwar Annas saat rapat evaluasi dengan pemprop Jatim di ruang Kertanegara kantor gubernur, Jl Pahlawan Surabaya, Sabtu (6/9/2008).

Selain itu, Azwar juga mengkritik ketidaksiapan laporan yang dijelaskan BPLS terkait progres penyelesaian luapan lumpur di Porong Sidoarjo. Sebab, banyak fakta di lapangan yang betolak belakang dengan laporan yang disampaikan. “Terkesan ditutup-tutupi. Faktanya, tidak sesuai. Terkait dengan penanggulan lumpur dan penyelesaian dampak sosial, seharusnya ada progres yang menggembirakan,” ujar anggota FKB DPRRI itu.

Jika terdapat kesulitan, sambung Azwar, seharusnya BPLS mengkonsultasikannya dengan pihak terkait. Sehingga bisa secepatnya dicarikan solusi. “Apalagi, ini adalah rapat evaluasi terakhir. TP2LS kan akan segera berakhir masa tugasnya,” jelasnya. [sumber: beritajatim.com]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.